Batusangkar, 3 Juli 2026 – Program Studi Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam (IPII) Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) UIN Mahmud Yunus Batusangkar terus memperluas jejaring kemitraan dengan berbagai lembaga. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan sosialisasi Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) sekaligus pembahasan kerja sama pengembangan sertifikasi naskah kuno bersama Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Tanah Datar yang dilaksanakan pada Jumat (3/7/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Kantor Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Tanah Datar ini dihadiri oleh Wakil Dekan III FUAD UIN Mahmud Yunus Batusangkar, Dr. Hj. Yanti Mulia Roza, S.S., M.A., Ketua Program Studi Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam, Muhammad Fadhil, M.IP., serta Pakar Naskah Kuno UIN Mahmud Yunus Batusangkar, Irwan, M.Pd. Dari pihak Dinas hadir Kepala Dinas, Sekretaris Dinas, serta Kepala Bidang Arsip.

Dalam kegiatan tersebut, Program Studi IPII memperkenalkan Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) sebagai jalur pendidikan yang memberikan pengakuan terhadap pengalaman kerja, kompetensi, dan pembelajaran yang telah dimiliki masyarakat. Program ini diharapkan dapat menjadi kesempatan bagi para praktisi perpustakaan, arsip, maupun tenaga informasi untuk melanjutkan pendidikan formal tanpa harus mengulang seluruh proses pembelajaran dari awal.

Ketua Program Studi IPII, Muhammad Fadhil, M.IP., menyampaikan bahwa kehadiran Program RPL merupakan bagian dari komitmen Prodi IPII dalam memperluas akses pendidikan tinggi sekaligus mendukung peningkatan kompetensi tenaga profesional di bidang perpustakaan, informasi, dan kearsipan.

Selain sosialisasi RPL, pertemuan juga membahas peluang kerja sama strategis antara Program Studi IPII dan Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Tanah Datar dalam pengembangan sertifikasi naskah kuno. Kerja sama ini diarahkan untuk mendukung pelestarian manuskrip sebagai warisan budaya melalui kegiatan identifikasi, dokumentasi, konservasi, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang pernaskahan.

Pakar Naskah Kuno UIN Mahmud Yunus Batusangkar, Irwan, M.Pd., menjelaskan bahwa sertifikasi naskah kuno memiliki peran penting dalam menjaga autentisitas, nilai historis, serta keberlanjutan pelestarian manuskrip yang dimiliki masyarakat maupun lembaga kearsipan. Melalui kolaborasi ini diharapkan lahir berbagai program pendampingan, pelatihan, dan sertifikasi yang memberikan manfaat bagi pengelola perpustakaan dan arsip di Kabupaten Tanah Datar.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Dekan III FUAD UIN Mahmud Yunus Batusangkar menyerahkan dua eksemplar buku hasil penelitian kepada Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Tanah Datar sebagai bentuk kontribusi akademik dalam memperkaya koleksi referensi serta mendukung pengembangan literasi dan kajian ilmiah di lingkungan dinas.

Melalui kegiatan ini, Program Studi Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam UIN Mahmud Yunus Batusangkar kembali menegaskan komitmennya dalam membangun kemitraan dengan berbagai pemangku kepentingan. Sinergi ini diharapkan tidak hanya memperkuat implementasi Program RPL, tetapi juga mendorong pelestarian naskah kuno, pengembangan kompetensi profesional, serta peningkatan kualitas layanan perpustakaan dan kearsipan di Sumatera Barat.