Mahasiswa Program Studi Program Studi Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam UIN Mahmud Yunus Batusangkar melaksanakan kegiatan praktik lapangan mata kuliah Pembinaan Minat Baca pada Jumat, 08 Mei 2026 di TPQ Miftahussaadah. Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 20 anak dan menjadi sarana pembelajaran langsung bagi mahasiswa dalam membangun budaya membaca di tengah masyarakat.

Kegiatan tersebut diketuai oleh M. Ikhsan bersama anggota tim yaitu Afrizal, Miftahur Rahma, Mutmainah, Sri Mutia Wulandari, Rahma Yuliani Jumatin, dan Zilva Augencia Fitri. Dengan mengusung konsep storytelling kreatif, mahasiswa menghadirkan suasana belajar yang interaktif dan menyenangkan bagi anak-anak.

Dalam kegiatan ini, mahasiswa menggunakan kartu cerita bergambar hasil desain mereka sendiri sebagai media dongeng. Cerita yang dibawakan mengangkat kisah-kisah islami dengan pesan moral tentang kejujuran, tolong-menolong, kepedulian, serta pentingnya semangat belajar sejak usia dini. Metode storytelling dipilih karena mampu menarik perhatian anak-anak sekaligus membantu mereka memahami isi cerita dengan lebih mudah.

Tidak hanya mendengarkan dongeng, anak-anak juga diajak berdiskusi dan mengikuti sesi tanya jawab bersama mahasiswa. Dalam sesi tersebut, mahasiswa menjelaskan pentingnya membaca sebagai cara menambah pengetahuan, melatih imajinasi, serta membantu anak memahami banyak hal baru. Anak-anak juga dikenalkan dengan perpustakaan sebagai tempat yang nyaman untuk membaca, belajar, dan mencari informasi.

Mahasiswa menjelaskan bahwa tujuan datang ke perpustakaan bukan hanya untuk meminjam buku, tetapi juga untuk membangun kebiasaan membaca sejak dini dan memperluas wawasan. Melalui pendekatan yang santai dan komunikatif, anak-anak terlihat antusias menjawab pertanyaan serta berbagi pengalaman mereka tentang buku dan kegiatan membaca.

Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh antusiasme. Anak-anak terlihat aktif mendengarkan cerita, menjawab pertanyaan, serta berinteraksi langsung dengan mahasiswa selama sesi berlangsung. Kartu cerita bergambar yang berwarna dan menarik membuat peserta semakin semangat mengikuti kegiatan hingga selesai.

Dosen pengampu mata kuliah, Sri Wahyuni, M.IP menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari praktik pembelajaran mahasiswa agar mampu menerapkan teori pembinaan minat baca secara langsung di lingkungan masyarakat.

“Mahasiswa perlu memiliki pengalaman langsung dalam membangun budaya literasi anak. Melalui storytelling kreatif dan diskusi sederhana, anak-anak dapat belajar sambil bermain sehingga membaca menjadi aktivitas yang menyenangkan bagi mereka,” ujarnya.

Selain menumbuhkan minat baca, kegiatan ini juga menjadi wadah bagi mahasiswa untuk melatih kemampuan komunikasi, kreativitas, dan pendekatan edukatif kepada anak-anak sebagai bekal sebelum melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN).

Pengurus TPQ, Asri Adi Putra, menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan yang dilakukan mahasiswa karena memberikan pengalaman belajar baru bagi anak-anak di lingkungan TPQ Miftahussaadah.

“Anak-anak sangat senang mengikuti kegiatan ini. Cara penyampaian cerita yang menarik membuat mereka lebih semangat belajar dan membaca,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa Program Studi Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam UIN Mahmud Yunus Batusangkar berharap budaya membaca dapat tumbuh sejak dini serta menjadikan anak-anak lebih dekat dengan buku, cerita, dan kegiatan literasi di lingkungan mereka.