Sejarah Program Studi IPII

Perkembangan Program Studi Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam (IPII) tidak terlepas dari dinamika perubahan kelembagaan di lingkungan UIN Mahmud Yunus Batusangkar. Pada tahun 2012, institusi ini mulai melakukan persiapan alih status dari STAIN Batusangkar menjadi IAIN Batusangkar melalui pembentukan Panitia Alih Status dan penyusunan proposal yang diajukan ke Kementerian Agama Republik Indonesia.

Proses alih status tersebut memperoleh dukungan luas, baik secara internal maupun eksternal. Dukungan eksternal datang dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, DPRD Provinsi Sumatera Barat, dan Pemerintah Kabupaten Tanah Datar, sementara dukungan internal diberikan oleh dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, dan seluruh civitas akademika. Proposal alih status diserahkan ke Kementerian Agama pada 15 Mei 2012, dilanjutkan dengan presentasi pada 26 September 2013 serta konsinyering proposal pada 2–3 April 2014.

Setelah melalui tahapan panjang, pada 23 Desember 2015 terbit Peraturan Presiden Nomor 147 Tahun 2015 tentang perubahan STAIN Batusangkar menjadi IAIN Batusangkar, yang kemudian diundangkan pada 28 Desember 2015. Perubahan status ini menjadi tonggak penting dalam pengembangan kelembagaan dan pembukaan fakultas serta program studi baru.

Berdasarkan Peraturan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 21 Tahun 2016, IAIN Batusangkar memiliki empat fakultas, salah satunya Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah. Fakultas ini dikembangkan dengan visi “Unggul dalam Kajian Keilmuan Ushuluddin, Adab dan Dakwah yang Integratif, Interkonektif, Berkearifan Lokal, dan Bereputasi Global pada Tahun 2029,” yang kemudian dijabarkan dalam Rencana Strategis Fakultas Tahun 2016–2020.

Dalam kerangka pengembangan fakultas tersebut, Program Studi Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam secara resmi didirikan berdasarkan Surat Keputusan Nomor 6933 Tahun 2016 tanggal 7 Desember 2016. Program studi ini dikembangkan untuk menjawab kebutuhan pengelolaan informasi, perpustakaan, dan dokumentasi keilmuan Islam di era digital.

Seiring dengan perubahan status institusi menjadi Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar pada tahun 2022, Program Studi Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam terus berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan, pengembangan keilmuan, dan layanan akademik guna menghasilkan lulusan yang profesional, beretika, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi.