Batusangkar, 21 Juli 2025 —
Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) UIN Mahmud Yunus Batusangkar terus berbenah untuk meningkatkan mutu akademik melalui penyelenggaraan Workshop Pengembangan Kurikulum Berbasis Outcome-Based Education (OBE) dengan tema “Integrasi Teknologi dalam Kurikulum dan Pembelajaran Berbasis Riset”, yang digelar di Aula FUAD pada Senin (21/7/2025).
Kegiatan ini berlangsung dalam tiga rangkaian sesi, dengan sesi pertama pada 21–22 Juli 2025 berfokus pada pengembangan kurikulum berbasis capaian pembelajaran, sesi kedua pada 29–30 Juli 2025 membahas pengembangan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) berbasis OBE, dan sesi ketiga pada 4–5 Agustus 2025 membahas implementasi media pembelajaran dalam kurikulum OBE.
Workshop menghadirkan narasumber akademisi senior dan praktisi pendidikan tinggi, antara lain Riwayadi, S.E., M.B.A. (Asesor LAMEMBA dan dosen Universitas Andalas), Prof. Dr. Abna Hidayati, S.Pd., M.Pd., dan Prof. Dr. Darmansyah, ST., M.Pd. (Universitas Negeri Padang), yang dikenal dalam bidang pengembangan kurikulum serta inovasi pembelajaran berbasis teknologi dan riset.
Dosen IPII Aktif Berkontribusi
Dosen Program Studi Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam (IPII) ikut berperan aktif dalam workshop ini, khususnya dalam penyusunan kurikulum yang relevan dengan kebutuhan dunia informasi dan teknologi. Perwakilan dosen IPII menyampaikan pandangan strategis tentang pentingnya kurikulum yang memadukan kompetensi teknis pengelolaan informasi dengan integrasi teknologi digital dan nilai-nilai keislaman.
“OBE membuka ruang bagi mahasiswa IPII untuk mendapatkan pengalaman belajar yang lebih terukur, aplikatif, dan relevan dengan perkembangan teknologi informasi di era digital,” ungkap salah satu dosen IPII.
Acara dibuka oleh Wakil Dekan I FUAD, Dr. Fadriati, M.Ag., yang menegaskan pentingnya membangun ekosistem pembelajaran yang menghubungkan teori, praktik, dan pemanfaatan teknologi mutakhir. Turut hadir Wakil Dekan III, Dr. Hj. Yanti Mulia Roza, S.S., M.A., para ketua program studi, tim konsorsium keilmuan, ketua unit dan lembaga, serta dosen dan tenaga kependidikan FUAD.
Ketua pelaksana, Ahmad Muhaimin, S.S., M.Ag., menambahkan bahwa workshop ini juga menjadi ajang kolaborasi antara dosen PPPK dan CPNS baru di lingkungan FUAD, termasuk dari prodi IPII, untuk memastikan kesinambungan peningkatan mutu akademik dan pengembangan kelembagaan.
Melalui workshop ini, FUAD UIN Mahmud Yunus Batusangkar menegaskan komitmennya untuk membangun budaya akademik berbasis riset, memperkuat integrasi teknologi dalam pembelajaran, serta memastikan kurikulum setiap program studi, termasuk IPII, mampu menjawab dinamika masyarakat dan pasar kerja.